Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 7 Oktober 2020

Baca:  1 Petrus 2:11-17

Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang
menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan
mereka…”
  1 Petrus 2:16

Karena kita telah dimerdekakan dari dosa melalui karya pengorbanan Kristus di kayu salib, kita dituntut memiliki kehidupan yang benar-benar bebas dari dosa.  Rasul Paulus menegaskan bahwa setiap kita yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru  (2 Korintus 5:17), artinya harus menanggalkan kehidupan lama dan menjalani hidup sebagai manusia baru.  Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu
dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan
kepadamu hati yang taat.”
  (Yehezkiel 36:26).  Karena Tuhan sudah memberi hati yang baru dan roh yang baru, tidak ada alasan untuk tidak taat kehendak-Nya.  Mari tidak lagi hidup menuruti keinginan daging tetapi tunduk sepenuhnya kepada pimpinan Roh Kudus.

     Sebagai orang merdeka kita terbebas dari perhambaan, tidak lagi terbelenggu.  Artinya tidak terbelenggu oleh segala sesuatu yang menghamba atau memperbudak.  Pada saat orang percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, secara de jure ia sudah dimerdekakan dari dosa.  Tetapi secara de facto masih banyak orang Kristen yang belum benar-benar merdeka karena mereka masih terikat dengan dosa dan hidup menuruti keinginan dagingnya.  Itu artinya mereka telah menyalahgunakan kemerdekaan dari Tuhan untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan yang diperbuatnya.  Karena kita telah dimerdekakan dalam Kristus, secara otomatis tubuh kita ini bukan lagi menjadi milik kita sendiri melainkan milik Kristus sepenuhnya, sebab kita telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar  (1 Korintus 6:19-20):  Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.”  (Galatia 2:19a-20b).

     Mari merespons dengan mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan  (Roma 12:1), dan tidak lagi menyerahkan tubuh ini kepada dosa, melainkan menyerahkannya kepada Tuhan untuk menjadi senjata kebenaran  (Roma 6:13).

Mari kita pergunakan kemerdekaan yang Tuhan beri untuk melayani Dia dan hidup dalam kebenaran-Nya, supaya pengorbanan-Nya tidak sia-sia!

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya