Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 19 September 2020

Baca:  Galatia 1:1-10

Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.”  Galatia 1:10b

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan adalah berkenaan dengan motivasi.  Dalam melayani pekerjaan Tuhan kita harus memiliki motivasi yang murni yaitu mengejar perkenanan Tuhan, bukan mencari perkenanan dari manusia.  Kalau pelayanan kita hanya bertujuan untuk menyenangkan hati manusia atau orang-orang yang dilayani berarti motivasi kita sudah melenceng jauh.  Perhatikan apa yang rasul Paulus katakan,  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.”  (ayat nas).

     Fenomena ini sedang melanda gereja Tuhan di akhir zaman:  banyak pelayan Tuhan atau hamba Tuhan yang karena takut kehilangan jemaatnya akhirnya memilih untuk berkompromi dengan dosa.  Mereka tidak berani menegur jemaatnya yang berbuat kesalahan;  mereka tetap saja menutup mata seolah-olah tidak terjadi apa-apa;  mereka tidak bisa bersikap tegas!  Ketika kita lebih takut kepada manusia demi menyenangkan hatinya, atau lebih memilih untuk mencari pujian manusia, sama artinya kita sudah menghambakan diri kepada manusia.  Yang namanya  ‘hamba’  adalah orang yang berusaha melakukan apa saja demi untuk menyenangkan hati tuannya.  Ketika kita melakukan segala sesuatu dan menempuh segala cara dengan tujuan untuk menyenangkan hati manusia berarti kita sudah menjadi hamba manusia.

     Sebagai hamba-hamba Tuhan kita harus memiliki satu tujuan dalam melayani pekerjaan Tuhan kita harus memiliki satu tujuan bagaimana supaya kita tetap berkenan dan menyenangkan hati Tuhan.  Orang yang mengejar perkenanan Tuhan pasti akan menghambakan diri kepada Tuhan sepenuhnya dan berkomitmen untuk meninggalkan cara hidup yang tidak berkenan kepada Tuhan;  kita tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari kebenaran yang membuat hati Tuhan sedih.  Inilah harga yang harus dibayar seorang hamba Tuhan!  Apa pun situasinya kita harus tetap berdiri teguh dalam kebenaran firman Tuhan dan tidak akan berkompromi dengan dosa.

Kristus sudah mengorbankan nyawa-Nya untuk menebus dosa-dosa kita, karena itu kita harus menghambakan diri sepenuhnya hanya kepada Tuhan!

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya