Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 16 Januari 2021

Baca:  Matius 9:27-31

Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: ‘Jadilah kepadamu menurut imanmu.'”  Matius 9:29

Kita sering tidak mengerti mengapa banyak orang Kristen tidak mendapatkan jawaban, kelepasan atau pertolongan dari persoalan yang dialami, padahal mereka sudah tekun berdoa, rajin baca Alkitab, rajin beribadah dan bahkan sudah terlibat dalam pelayanan.  Apakah kuasa Tuhan sudah berkurang?  Apakah Tuhan tidak lagi mengasihi dan mempedulikan anak-anak-Nya?  Ada banyak faktor yang terkadang membuat Tuhan harus menjawab  ‘tidak’  atau Tuhan menjawab  ‘tunggu’  untuk doa-doa yang kita pinta.

     Bagaimana kelepasan, pemulihan dan kesembuhan itu terjadi atas dua orang buta yang mengikuti Tuhan Yesus?  Kedua orang buta itu berseru-seru kepada Tuhan,  Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”  (Matius 9:27b).  Berseru-seru saja tidak dapat menyembuhkan!  Jika berseru-seru dan berdoa saja dapat menolong dan memulihkan keadaan kita, pasti banyak orang sudah memperoleh jawaban atas doanya, sebab Tuhan mengasihi semua orang dengan kasih yang sama.  Pertanyaan:  mengapa ada orang yang menerima jawaban, ada pula yang tidak?  Apakah Tuhan pilih kasih?  Tidak!  Ada rahasia yang dapat membuka pintu sorga untuk memberikan pertolongan kepada setiap kita yang memerlukannya.  “Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: ‘Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?’ Mereka menjawab: ‘Ya Tuhan, kami percaya.’ Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: ‘Jadilah kepadamu menurut imanmu.'”  (Matius 28-29).  Jelas sekali Tuhan tidak berkata,  “Jadilah kepadamu menurut iman orang lain.”

     Tuhan bertindak untuk memberikan pertolongan bukan tergantung pada pendeta atau hamba Tuhan yang mendoakan, tapi menurut ukuran iman kita masing-masing.  Tanpa didoakan oleh hamba Tuhan pun, jika kita punya iman dan berpegang teguh pada janji firman Tuhan, kita pasti memperoleh jawaban.  “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi
saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan
tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
  (Lukas 17:6).

Selama kita masih ragu dan bimbang, pertolongan Tuhan takkan pernah kita peroleh, karena itu miliki iman yang teguh.

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya