Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 5 Oktober 2020

Baca:  Kisah Para Rasul 19:1-12

Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus
ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan
bernubuat.”
  Kisah 19:6

Kegerakan rohani terbesar gereja Tuhan dimulai saat Roh Kudus turun di hari Pentakosta  (Kisah 2:1-13).  Saat Roh Kudus melawat dan menjamah murid-murid Tuhan terjadilah terobosan baru!  Murid-murid Tuhan mengalami titik balik dalam pelayanan!  Mereka melayani pekerjaan Tuhan dengan kekuatan dan semangat yang baru sehingga pelayanan mereka tidak lagi biasa-biasa saja, tapi menjadi luar biasa.  Hidup mereka menjadi berubah, semua diawali dari ketaatan mereka saat diperintahkan Tuhan untuk tidak meninggalkan Yerusalem:  “…Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ…”  (Kisah 1:4), sampai mereka diperlengkapi dengan kuasa Roh Kudus dari tempat yang mahatinggi.  Setelah menerima kuasa Roh Kudus barulah mereka melangkah keluar mengerjakan panggilan Tuhan sebagai pemberita Injil.

     Setiap orang percaya harus memiliki pengalaman pribadi dengan Roh Kudus sebab kehidupan kekristenan tak dapat dipisahkan dari pekerjaan Roh Kudus.  Bagi orang percaya Roh Kudus disebut sebagai  ‘Parakletos‘ (Yunani) diartikan sebagai Penolong, Penghibur, Pembela. Pengertian aslinya adalah Pendamping:  Pribadi yang selalu menyertai orang untuk memberikan pertolongan, khususnya dalam persidangan/pengadilan sebagai pembela!  Roh Kudus menolong kita dalam setiap kesulitan dan masalah yang kita hadapi.  Tanpa campur tangan Roh Kudus kita lemah dan tak punya kekuatan, sebab Roh Kudus yang ada di dalam kita  “…lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”  (1 Yohanes 4:4).  Tanpa penyertaan Roh Kudus kita takkan mampu menjalankan fungsi kita sebagai saksi-saksi Kristus di tengah dunia ini:  “…kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas
kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea
dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
  (Kisah 1:8).

     Di tengah dunia yang penuh problematika ini kita sangat membutuhkan Roh Kudus, Dialah yang senantiasa menghibur saat kita susah, mengingatkan kita akan penyertaan-Nya, janji-janji firman-Nya, perlindungan-Nya, sehingga kita menjadi tenang.

Tanpa Roh Kudus kehidupan kekristenan kita akan tumpul.

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya