Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 11 September 2020

Baca:  Yeremia 17:1-18

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”  Yeremia 17:7

Tak bisa dipungkiri, goncangan di segala bidang sedang melanda kehidupan manusia di dunia.  Hal ini menyebabkan banyak orang menjadi takut, iman tergoncang, dan mulai kehilangan pengharapan.  Orang Kristen pun yang awalnya begitu semangat melayani Tuhan dan memulai segala sesuatu dengan roh lambat laun semangatnya mengendor, bahkan bisa jadi mereka tidak lagi hidup dalam roh, tapi hidup dalam daging  (Galatia 3:3).

     Firman Tuhan menegaskan sekalipun dunia bergoncang, setiap kita yang hidup di dalam Kristus  “…menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan,”  (Ibrani 12:28).  Tuhan Yesus telah menerima segala kuasa di bumi dan di sorga, karena itu tidak ada yang tak mungkin bagi-Nya.  Tak perlu takut menghadapi goncangan sebab Tuhan yang menopang dan melindungi kita;  penyertaan Tuhan atas orang percaya takkan pernah berakhir  (sampai kesudahan zaman).  Sekalipun keadaan dunia serba tidak menentu, bagi orang yang hidup mengandalkan Tuhan ada pengharapan yang pasti:  Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan
akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya
panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun
kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”
  (Yeremia 17:7-8).

     Orang yang hidup mengandalkan Tuhan pasti dibuat  ‘berbeda’  oleh Tuhan, sehingga tak perlu takut pada musim-musim kering.  Hidup mengandalkan Tuhan berarti tidak lagi hidup mengandalkan diri sendiri  (kekuatan, kepintaran, kekayaan, kedudukan).  Pemazmur mengingatkan kita ini adalah debu  (Mazmur 103:14)!  Segala hal yang melekat pada kita takkan mampu menolong kita dari goncangan dunia, sebab semuanya serba terbatas, termasuk umur kita juga ada batasnya.  Begitu pula semua yang ada di dunia ini bersifat fana, pada akhirnya akan berakhir.  Oleh karena itu tidak ada jalan lain selain kita harus seperti akar yang terus mendekat dan melekat pada sumber air.  Sumber air itu firman Tuhan, itu adalah Tuhan Yesus sendiri  (Yohanes 7:37-38, Yohanes 1:1).

Kunci untuk bertahan di tengah goncangan dunia adalah hidup mengandalkan Tuhan!

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya