Yohanes 14:2
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Kita adalah para investor rohani yang seharusnya memiliki roh yang kuat untuk menginvestasikan hidup kita bagi pekerjaan Tuhan. Firman sebagai benih yang bertumbuh di hati kita bila kita mau mati terhadap daging dan keinginan kita dan mengizinkan roh Elohim itu memberi pertumbuhan dalam kerohanian kita, maka benih itu akan menghasilkan buah yang lebat suatu hari nanti. Apakah buah yang lebat itu? Buah yang lebat adalah seluruh karakter Ilahi sebagai hasil dari matinya keinginan-keinginan daging kita dan kerelaan kita untuk mempersembahkan hidup kita bagi Tuhan.

Buah yang ada dalam hidup kita bisa menjadi makanan yang lezat dan bisa dinikmati semua orang di sekeliling kita yang akan membuka jalan bagi Firman Tuhan itu menjangkau mereka.

Apakah yang harus dilakukan oleh orang-orang yang telah bertumbuh dalam Firman? Sebab secara usia kerohanian dikatakan bahwa bila ditinjau dari sudut waktu, seharusnya kita telah menjadi pengajar (Ibrani 5:12-14), yang sudah tidak lagi selalu minum susu, namun makanan keras. Mengajar berarti memuridkan orang lain dan ber-MULTIPLIKASI.

Siapakah yang kita muridkan? Ada tetangga, kenalan, orang-orang yg disekeliling kita yang terjerat dalam belenggu dunia ini, dalam ikatan permasalahan, problem keluarga dan lain sebagainya.

Para investor yang bermultipikasi, gereja yang bermultiplikasi, Jemaat yang bermultiplikasi, itulah yang menjadi tujuan kita ke depan supaya nama Tuhan dipermuliakan terlebih sesuai dengan nama Gereja kita, Gereja Murid Kristus. Jangkau lebih banyak jiwa dengan kerelaan hati kita untuk memberitakan Injil, pakailah kuasa
Roh Kudus yang ada dalam diri saudara, berbuahlah lebat, melangkah dengan iman, supaya banyak jiwa-jiwa akan mengenal Tuhan dan menjadi Murid –Murid Kristus. Amin

Be Excellent!

Bagikan Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Renungan Lainnya