Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 27 Maret 2020

Baca:  Ibrani 11:1-10


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”  Ibrani 11:1


Kehidupan Kristiani adalah sebuah perjalanan iman.  Oleh karena itu kita harus membangun iman dari hari ke sehari melalui perenungan akan firman Tuhan, sebab  “…iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”  (Roma 10:17), dan tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Tuhan  (Ibrani 11:6).


     Dalam pasal 11 ini Alkitab memberikan teladan hidup melalui tokoh-tokoh iman.  Mereka adalah orang-orang yang menjalani hidup dengan iman.  Imanlah yang membuat mereka mampu bertahan di segala situasi dan karena iman, mereka mengalami penggenapan janji-janji Tuhan.  Kata  ‘iman’  (Inggris:  faith)  diterjemahkan dari kata Yunani pistis, utamanya digunakan dalam Perjanjian Baru.  Bentuk kata kerja dari pistis adalah pisteuo, yang berarti percaya yang berlandaskan kebenaran firman Tuhan.  1.  Iman berarti percaya meski belum melihat.  Apakah kita tetap percaya kepada Tuhan, meski pertolongan belum datang?  Atau kita bersikap seperti Tomas, yang mau percaya bila ada bukti?  Tuhan berkata,  Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”  (Yohanes 20:29b).  Nuh diperintahkan Tuhan untuk membuat bahtera, karena Tuhan hendak menghukum manusia dengan air bah.  Nuh taat melakukan apa yang Tuhan perintahkan meski ia belum melihat air bah itu.  Bahkan Nuh harus mengalami pergumulan yang berat karena orang-orang sezamannya mengejek, mencemooh dan menganggap tindakannya itu suatu kebodohan.  Akhirnya ketika air bah itu benar-benar datang dan menenggelamkan bumi, hanya Nuh dan keluarganya saja yang selamat.


     2.  Iman adalah taat melakukan kehendak Tuhan, apa pun resikonya.  Banyak orang Kristen hanya menuntut agar Tuhan segera menjawab doanya, menyembuhkan sakitnya dan memulihkan ekonominya, tapi mereka tidak mau taat melakukan kehendak-Nya.  Abraham taat ketika diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negeri dan sanak saudaranya dan pergi ke tempat yang tidak diketahuinya.  Karena imannya ini Abraham diberkati Tuhan dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.


Iman tanpa ketaatan tak ada faedahnya, sebab iman tanpa perbuatan adalah mati!

Jangan lupa follow akun media sosial @gerejamuridkristus di Instagram dan Facebook untuk informasi dan update lainnya dari Gereja Murid Kristus

Sumber Artikel

Bagikan Halaman

Renungan Lainnya